Gangguan Kesehatan yang Kami Tangani dan Terapi yang Kami Terapkan
Kami menangani beberapa gangguan kesehatan, dan menerapkan beberapa terapi yang dapat meningkatkan kondisi pasien, sebagai berikut :
Gangguan Kesehatan Jiwa
Penyakit mental kronis yang mempengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, dan berperilaku. Penyakit ini dapat menyebabkan delusi, halusinasi, dan gangguan kognitif yang signifikan, mengganggu kemampuan seseorang untuk berfungsi dalam kehidupan sehari-hari.
Penderitanya merasa khawatir dan ketakutan secara terus-menerus.
Pasien bisa mengalami kebahagian atau kesedihan berlebih di luar batas normal.
Gangguan mental yang ditandai dengan perubahan ekstrem suasana hati.
Gangguan ini juga membuat penderita kesulitan membedakan antara kenyataan dengan halusinasi.
Kesulitan seseorang dalam menahan diri untuk selalu berbuat agresif.
Penderita kehilangan kontrol atas kuantitas makanan yang mereka konsumsi, antara terus menerus tanpa henti atau tidak sama sekali.
Gangguan mental ini membuat penderitanya harus melakukan kegiatan berulang. Jika tidak maka penderita akan menderita kecemasan hebat.
Menyebabkan penderitanya memiliki pola pikir dan perilaku yang tidak normal dan sulit untuk diubah.
Disebabkan oleh kejadian traumatis di mana penderita akan histeris bila melihat kejadian sama atau hampir mirip terjadi.
Gangguan mental ini membuat penderitanya merasa gelisah, resah, putus harapan dan tidak berharga.
Gangguan mental menyebabkan penderitanya sulit fokus, impulsif, dan hiperaktif yang seringkali mengganggu aktivitas serta pencapaian penderitanya.
Kondisi yang ditandai dengan rasa tidak percaya dan curiga secara berlebihan kepada orang lain tanpa alasan yang jelas.
Kondisi otak degeneratif yang menyebabkan penurunan progresif dalam sejumlah aspek.
Sindrom penyakit otak yang ditandai dengan penurunan progresif dalam ingatan dan area kognitif lainnya yang cukup parah yang mengganggu kehidupan sehari-hari dan fungsi mandiri.
Individu yang memiliki dua kondisi yang sering kali dianggap sebagai hambatan atau keterbatasan, seperti tunanetra dan tunarungu secara bersamaan.
Merupakan lansia (orang lanjut usia) yang memiliki gangguan mental seperti demensia, alzheimer, atau penurunan fungsi pendengaran.
Gangguan Perkembangan
Merupakan masalah perkembangan otak yang mempengaruhi kemampuan komunikasi dan interaksi sosial anak.
Gangguan mental menyebabkan penderitanya sulit fokus, impulsif, dan hiperaktif yang seringkali mengganggu aktivitas serta pencapaian penderitanya.
Gangguan kecemasan membuat anak menjadi takut berlebihan terhadap hal-hal yang tidak biasa.
Gangguan tumbuh kembang anak yang mempengaruhi beberapa bidang kecerdasan seperti menulis dan memahami pelajaran.
Kesulitan mengembangkan kemampuan motorik untuk bergerak dan menjaga keseimbangan serta postur tubuh.
Gangguan perilaku dan emosional yang terjadi pada anak-anak dan remaja yang terjadi berkepanjangan dan mengganggu kehidupan sehari-hari.
Suatu kondisi yang ditandai dengan keterbatasan anak dalam mencapai tingkat kecerdasan dan keterampilan hidup yang diharapkan. Gangguan ini disebut juga dengan istilah retardasi mental.
Kondisi yang menyebabkan anak dilahirkan dengan kromosom yang berlebih atau kromosom ke-21 yang menyebabkan seorang anak mengalami keterlambatan dalam perkembangan fisik dan mental, bahkan kecacatan
