
Pada hari yang penuh rahmat, keluarga besar Panti Karya Asih dari Asrama Sarangan, Buring, dan Lawang melangsungkan Ibadah Ekaristi yang khidmat dan sarat makna. Perayaan ini dipimpin oleh Romo Ale, SJ, bersama Romo Dominic, SJ, yang turut mengajak seluruh penghuni asrama untuk memperdalam iman dan mempererat persaudaraan dalam semangat kasih Kristiani.
Makna Perayaan Ekaristi di Panti Karya Asih
Dalam suasana yang sakral, Perayaan Ekaristi menjadi momen reflektif bagi para pasien dan pendamping di Panti Karya Asih. Tema yang diangkat, yaitu “Dalam Doa dan Iman,” mengajak semua peserta untuk:
- Meneguhkan kepercayaan pada penyelenggaraan Ilahi
- Memperdalam relasi pribadi dengan Tuhan
- Menumbuhkan semangat persaudaraan dan kepedulian antar sesama
- Menemukan kekuatan spiritual dalam menjalani kehidupan sehari-hari
Kehadiran Romo Ale dan Romo Dominic: Sumber Berkat dan Semangat Baru
Kehadiran Romo Ale, SJ dan Romo Dominic, SJ disambut hangat oleh seluruh warga asrama. Melalui homili yang menyentuh dan doa bersama yang khusyuk, para romo memberikan penguatan iman yang sangat berarti, khususnya bagi para pasien berkebutuhan khusus yang tengah berproses dalam pemulihan hidup.
Semangat Hidup Baru dalam Komunitas
Ibadah Ekaristi bukan hanya bentuk ritual keagamaan, namun juga menjadi penguat nilai spiritual, harapan, dan cinta kasih. Ini sangat penting dalam ekosistem pembinaan yang dilakukan di Panti Karya Asih, di mana spiritualitas menjadi bagian integral dari terapi dan pemberdayaan pasien.
๐ “Soli Deo Gloria โ Segala Kemuliaan Hanya bagi Allah.”
๐ธ Saksikan dokumentasi lengkapnya di media sosial kami:
๐ฅ Instagram: Lihat Video Ekaristi di Panti Karya Asih
๐ฅ TikTok: Tonton di TikTok โ Ibadah Ekaristi
Panti Karya Asih terus menjadi tempat bernaung yang tidak hanya memulihkan fisik dan mental, tetapi juga menguatkan iman dan spiritualitas para penghuninya. Semoga setiap ibadah dan perjumpaan dalam kasih ini menjadi sumber berkat dan semangat untuk terus melangkah dalam panggilan hidup masing-masing.
