Hubungan Penyakit Jiwa dan Penyakit Fisik Akibat Penggunaan Obat Jangka Panjang di Panti Karya Asih

Penyakit jiwa tidak dapat dilepaskan dari aspek kesehatan fisik. Di Panti Karya Asih, yang melayani perawatan dan rehabilitasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dari berbagai daerah di Indonesia, hubungan antara kondisi mental dan kondisi tubuh menjadi perhatian utama. Salah satu faktor penting yang sering dibahas adalah dampak penggunaan obat psikiatri dalam jangka waktu panjang terhadap kesehatan fisik pasien.

Pengobatan psikiatri merupakan bagian penting dalam menstabilkan kondisi kejiwaan. Namun, penggunaan obat dalam waktu lama juga membutuhkan pengawasan ketat karena berpotensi memengaruhi organ tubuh dan kualitas hidup pasien secara keseluruhan.

mengapa penderita gangguan jiwa perlu konsumsi obat jangka panjang
Menurut pandangan Panti Karya Asih, sebagian besar gangguan jiwa bersifat kronis dan berulang. Obat tidak selalu berfungsi untuk menyembuhkan secara total, tetapi membantu mengendalikan gejala seperti halusinasi, waham, gangguan emosi, impulsivitas, serta kecemasan berat. Dengan kondisi mental yang lebih stabil, pasien dapat mengikuti terapi, menjalani aktivitas harian, dan bersosialisasi dengan lebih aman.

Namun, karena obat diminum dalam waktu lama, tubuh perlu beradaptasi terhadap zat kimia yang masuk secara terus-menerus. Inilah yang kemudian dapat menimbulkan dampak fisik apabila tidak disertai pemantauan medis yang baik.

dampak penggunaan obat gangguan jiwa terhadap kesehatan fisik
Berdasarkan pendampingan jangka panjang di Panti Karya Asih, berikut beberapa dampak fisik yang dapat muncul akibat penggunaan obat psikiatri dalam jangka waktu lama.

gangguan metabolik
Obat antipsikotik tertentu dapat meningkatkan nafsu makan dan mengubah metabolisme tubuh. Akibatnya, pasien berisiko mengalami kenaikan berat badan berlebih, obesitas, resistensi insulin, hingga diabetes melitus. Risiko ini meningkat jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik dan pengaturan pola makan.

gangguan jantung dan pembuluh darah
Sebagian obat dapat memengaruhi tekanan darah, denyut jantung, dan irama jantung. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, terutama pada pasien usia dewasa dan lansia dengan riwayat konsumsi obat bertahun-tahun.

gangguan fungsi hati dan ginjal
Hati dan ginjal berperan dalam memetabolisme dan membuang sisa obat dari tubuh. Penggunaan obat jangka panjang tanpa pemantauan rutin dapat menyebabkan penurunan fungsi hati dan ginjal. Oleh karena itu, medical check-up berkala menjadi bagian penting dalam perawatan ODGJ.

gangguan sistem saraf dan gerak
Efek samping neurologis seperti tremor, kaku otot, gerakan berulang yang tidak terkendali, atau rasa gelisah berlebihan dapat muncul akibat penggunaan obat tertentu. Kondisi ini sering memengaruhi kemampuan motorik, kepercayaan diri, dan interaksi sosial pasien.

gangguan pencernaan dan hormonal
Beberapa pasien mengalami masalah pencernaan seperti sembelit kronis, gangguan lambung, hingga perubahan hormon yang berdampak pada siklus tidur, energi tubuh, dan kestabilan emosi.

pendekatan panti karya asih dalam menjaga keseimbangan mental dan fisik
Panti Karya Asih memandang bahwa pengobatan gangguan jiwa harus dilakukan secara holistik. Artinya, stabilitas mental harus berjalan seiring dengan pemantauan kesehatan fisik. Selain pengawasan konsumsi obat, pasien juga didampingi melalui terapi okupasi, aktivitas fisik terstruktur, pengaturan pola makan, serta rujukan medis jika ditemukan gangguan fisik tertentu.

Evaluasi obat dilakukan secara berkala melalui kerja sama dengan tenaga medis dan psikiater. Penyesuaian dosis atau jenis obat dapat dilakukan untuk meminimalkan efek samping tanpa mengorbankan kestabilan mental pasien.

peran keluarga dan kesadaran pasien
Menurut Panti Karya Asih, keluarga memiliki peran penting dalam memahami bahwa obat gangguan jiwa tidak boleh dihentikan atau diubah secara sepihak. Di sisi lain, keluarga juga perlu peka terhadap perubahan fisik yang dialami pasien dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis bila muncul keluhan.

Kesadaran bahwa kesehatan mental dan fisik saling berkaitan akan membantu pasien menjalani proses pemulihan yang lebih aman, manusiawi, dan berkelanjutan.

Dukungan Anda Sangat Berarti
Panti Karya Asih terus menghadirkan layanan perawatan mental dan fisik yang menyeluruh untuk meningkatkan kualitas hidup warga binaan. Anda dapat ikut berpartisipasi dalam program pemberdayaan ini melalui doa, dukungan, atau donasi.

Donasi Rekening
a.n Karya Asih Selaras Anugerah
Bank Rakyat Indonesia (BRI)
No. Rekening: 3124-0106-1458-536